Microdrama AI IconMicrodrama AI Logo
Buat Drama
Microdrama AI

Subtitle generator untuk vertical drama yang butuh ritme baca cepat dan sinkron

Generator subtitle untuk drama vertikal: batas karakter dan durasi per baris, posisi aman di layar 9:16 agar tidak tertutup UI, dan alur terjemahan untuk distribusi lintas negara.

Bagikan cerita ini

Generator subtitle untuk drama vertikal: batas karakter dan durasi per baris, posisi aman di layar 9:16 agar tidak tertutup UI, dan alur terjemahan untuk distribusi lintas negara.

Halaman ini membantu pengguna yang mencari subtitle untuk drama tanpa harus berpindah ke tool generik yang tidak fokus pada format vertikal.

Poin penting dari halaman ini

  • Batas praktis satu blok takarir: dua baris, sekitar 42 karakter per baris, tayang 1-6 detik.
  • Posisi aman di layar 9:16 agar takarir tidak tertutup caption aplikasi.
  • Alur terjemahan dari audio sampai takarir yang ditanam untuk distribusi lintas negara.
  • Kenapa takarir menentukan retensi pada penonton yang menonton tanpa suara.
  • Kesalahan pemenggalan kalimat yang membuat takarir sulit dibaca.

Takarir bukan pelengkap, tetapi bagian dari gambar

Sebagian besar penonton beranda vertikal memulai tontonan tanpa suara. Mereka menyalakan suara hanya setelah memutuskan bahwa episode itu layak diperhatikan, dan keputusan itu diambil di detik-detik pertama.

Artinya takarir menanggung seluruh beban dialog di bagian episode yang paling menentukan. Episode dengan takarir yang terlambat muncul atau sulit dibaca kehilangan penonton bukan karena ceritanya lemah, melainkan karena ceritanya tidak sampai.

Konsekuensi praktisnya: takarir harus dirancang bersama gambar, bukan ditambahkan setelah gambar selesai. Letak wajah, arah pandang, dan ruang kosong di frame sebaiknya sudah memperhitungkan tempat takarir akan berada.

Batas praktis satu blok takarir

Tiga angka menutup hampir semua kasus: maksimal dua baris, sekitar 42 karakter per baris, dan tayang antara satu sampai enam detik.

Dua baris adalah batas yang bisa ditangkap dalam satu pandangan. Tiga baris memaksa mata bergerak turun, dan di layar ponsel gerakan itu cukup untuk kehilangan momen di gambar.

Empat puluh dua karakter per baris adalah kompromi antara jumlah kata dan ukuran huruf yang masih nyaman dibaca di ponsel. Kalau kalimat Anda melebihi ini, pecah di naskah, bukan di tahap takarir, karena pemecahan yang baik biasanya mengubah pilihan kata.

Durasi tayang di bawah satu detik hampir tidak terbaca, dan di atas enam detik membuat takarir terasa tertinggal dari gambar. Untuk dialog cepat, lebih baik memecah menjadi dua blok pendek daripada menahan satu blok panjang.

Aturan satu blok takarir: maksimal dua baris, 42 karakter per baris, tayang satu sampai enam detik
Tiga batas praktis yang menutup hampir semua kasus takarir pada drama vertikal.

Posisi aman di layar 9:16

Bagian bawah layar vertikal sudah dipakai aplikasi untuk caption, nama akun, dan musik. Takarir yang diletakkan terlalu rendah akan tertutup, dan yang paling sering tertutup justru baris terakhir yang berisi bagian penting kalimat.

Posisi aman untuk sebagian besar platform berada sekitar dua belas persen dari tepi bawah. Ini cukup tinggi untuk lolos dari caption aplikasi, dan masih cukup rendah untuk tidak menutupi wajah tokoh.

Jangan menempatkan takarir di tengah layar kecuali untuk penekanan tertentu. Takarir di tengah menutup bagian frame yang paling sering berisi ekspresi, padahal ekspresi adalah alasan utama penonton bertahan.

Periksa hasil akhir di ponsel sungguhan, bukan hanya di layar besar. Ukuran huruf yang tampak besar di monitor sering ternyata terlalu kecil di perangkat yang sebenarnya.

Posisi aman takarir pada layar 9:16, sekitar dua belas persen dari tepi bawah
Zona takarir yang aman berada di atas caption aplikasi, sekitar dua belas persen dari tepi bawah layar.

Alur terjemahan untuk distribusi lintas negara

Untuk pasar Asia Tenggara, satu judul sering perlu tayang dalam beberapa bahasa. Alurnya berjalan dari audio, ke transkrip, ke terjemahan, lalu ke takarir yang ditanam pada gambar.

Menerjemahkan dari transkrip jauh lebih akurat daripada menerjemahkan dari takarir yang sudah dipecah, karena pemenggalan baris pada satu bahasa hampir tidak pernah cocok untuk bahasa lain. Terjemahkan kalimat utuh, lalu pecah ulang untuk tiap bahasa.

Panjang kalimat berubah antar bahasa, kadang cukup jauh. Rencanakan bahwa satu blok yang muat dua baris dalam bahasa Indonesia mungkin memerlukan tiga baris dalam bahasa lain, dan sesuaikan pemenggalannya, bukan ukuran hurufnya.

Untuk distribusi ke platform pihak ketiga, takarir yang ditanam pada gambar lebih aman daripada berkas terpisah, karena tidak semua platform menampilkan berkas takarir dengan cara yang sama.

Alur dari audio, transkrip, terjemahan, sampai takarir yang ditanam untuk beberapa bahasa
Terjemahkan dari transkrip utuh, lalu pecah ulang per bahasa. Pemenggalan satu bahasa jarang cocok untuk bahasa lain.

Kesalahan pemenggalan yang membuat takarir sulit dibaca

Memenggal di tengah frasa. Memisahkan kata sifat dari kata bendanya memaksa pembaca menahan makna sampai baris berikutnya. Penggal pada batas frasa alami, meski hasilnya membuat panjang kedua baris tidak seimbang.

Menampilkan takarir sebelum kalimatnya diucapkan. Takarir yang mendahului suara membocorkan dialog dan mematikan kejutan, terutama pada baris yang seharusnya mengagetkan.

Mempertahankan takarir setelah potongan gambar. Ketika adegan berganti, takarir lama yang masih tertinggal membuat penonton mengira kalimat itu milik adegan baru.

Menulis takarir persis sama dengan dialog termasuk semua kata pengisi. Takarir yang baik memangkas kata pengisi seperti "eh" dan "anu" selama makna tidak berubah, karena mata membaca lebih lambat daripada telinga mendengar.

Cara memakai tema ini di alur produksi

  1. Langkah 1

    Selesaikan dialog final lebih dulu

    Membuat takarir sebelum dialog final hampir selalu berarti mengerjakannya dua kali.

  2. Langkah 2

    Pecah kalimat panjang di naskah

    Kalimat yang melebihi dua baris takarir dipecah saat menulis, bukan saat mengatur waktu.

  3. Langkah 3

    Terapkan batas dua baris dan 42 karakter

    Durasi tayang satu sampai enam detik per blok.

  4. Langkah 4

    Letakkan pada zona aman

    Sekitar dua belas persen dari tepi bawah, di atas caption aplikasi.

  5. Langkah 5

    Selaraskan dengan potongan gambar

    Takarir tidak boleh mendahului suara dan tidak boleh tertinggal setelah potongan.

  6. Langkah 6

    Periksa di ponsel sungguhan

    Ukuran yang tampak cukup di monitor sering terlalu kecil di perangkat sebenarnya.

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa subtitle penting untuk short drama?

Sebagian besar penonton beranda vertikal memulai tontonan tanpa suara dan baru menyalakannya setelah memutuskan episode itu layak diperhatikan. Takarir menanggung seluruh beban dialog justru di bagian yang paling menentukan.

Berapa panjang maksimal satu baris subtitle?

Sekitar 42 karakter, dengan maksimal dua baris per blok. Tiga baris memaksa mata bergerak turun, dan di layar ponsel gerakan itu cukup untuk kehilangan momen penting di gambar.

Berapa lama satu blok subtitle sebaiknya tayang?

Antara satu sampai enam detik. Di bawah satu detik hampir tidak terbaca; di atas enam detik takarir terasa tertinggal dari gambar. Untuk dialog cepat, pecah menjadi dua blok pendek.

Di mana posisi subtitle yang aman pada video 9:16?

Sekitar dua belas persen dari tepi bawah layar. Lebih rendah dari itu berisiko tertutup caption dan nama akun; di tengah layar akan menutupi ekspresi tokoh yang justru menahan penonton.

Bagaimana cara memenggal kalimat subtitle yang benar?

Penggal pada batas frasa alami, meski panjang kedua baris jadi tidak seimbang. Memisahkan kata sifat dari kata bendanya memaksa pembaca menahan makna sampai baris berikutnya.

Apakah subtitle harus persis sama dengan dialog?

Tidak. Takarir yang baik memangkas kata pengisi selama maknanya tidak berubah, karena mata membaca lebih lambat daripada telinga mendengar. Yang tidak boleh diubah adalah isi dan nada kalimatnya.

Kenapa subtitle tidak boleh muncul mendahului suara?

Karena membocorkan dialog. Pada baris yang seharusnya mengagetkan, takarir yang muncul lebih dulu menghilangkan seluruh efeknya. Sinkronkan awal blok dengan awal kalimat diucapkan.

Bagaimana membuat subtitle multi-bahasa untuk satu judul?

Terjemahkan dari transkrip utuh, bukan dari takarir yang sudah dipecah, lalu pecah ulang untuk tiap bahasa. Pemenggalan pada satu bahasa hampir tidak pernah cocok untuk bahasa lain.

Panjang kalimat berubah setelah diterjemahkan, apa yang harus disesuaikan?

Sesuaikan pemenggalannya, bukan ukuran hurufnya. Mengecilkan huruf agar muat membuat takarir sulit dibaca di ponsel, sedangkan memecah menjadi dua blok tidak mengorbankan keterbacaan.

Lebih baik subtitle ditanam pada gambar atau sebagai berkas terpisah?

Untuk distribusi ke platform pihak ketiga, ditanam pada gambar lebih aman karena tidak semua platform menampilkan berkas takarir dengan cara yang sama. Berkas terpisah tetap berguna untuk arsip dan penerjemahan ulang.

Kapan sebaiknya subtitle dibuat dalam alur produksi?

Setelah dialog final. Membuat takarir sebelum dialog dikunci hampir selalu berarti mengerjakannya dua kali, karena perubahan satu kata dapat mengubah seluruh pemenggalan blok.

Bagaimana memastikan subtitle terbaca di semua perangkat?

Periksa hasil akhir di ponsel sungguhan, bukan hanya di monitor. Ukuran huruf yang tampak besar di layar besar sering ternyata terlalu kecil pada perangkat yang benar-benar dipakai penonton.

Ringkasan halaman

Bagian ini merangkum pertanyaan yang paling sering muncul agar Anda bisa memahami konteks halaman dengan lebih cepat sebelum melanjutkan ke proses kreatif berikutnya.

Microdrama Studio

Punya idenya? Buat dramanya dengan AI.

Microdrama AI menyusun naskah, karakter, suara, dan episode dari satu premis — tanpa syuting, tanpa editing, gratis untuk memulai.

Buat drama AI